Senin, 22 Oktober 2012

Semoga Belum Kiamat


2011 : hidup adalah pilihan, pilihlah yang terbaik
2012 : hidup adalah pilihan, memilihlah untuk bahagia

Duaribuduabelas tinggal beberapa bulan lagi. Saya patut waspada karena dulu percaya kalau kiamat datang pada 21 Desember 2012, sedangkan saya masih jomblo, gkgkgk. Tapi kita harus optimis, buktinya anak FE masih jualan agenda 2013 (?)

Tahun ini memang penuh warna : kuning, merah, hijau, hitam, coklat, abu- abu, shocking pink dan tentunya biru muda.

Tahun ini diawali dengan penolakan besar. Lebay ? mungkin. Tapi begitulah bagi saya. saya jadi belajar banyak dari hal ini, bahwa saya tidak akan selalu mendapatkan yang saya inginkan. Dan membuat mata saya lebih terbuka. Saya punya kata bijak baru : “segelap apapun, pastikan matamu tetap terbuka.” Dan biarkan inderamu yang lain tetap ‘awas’ bahkan lebih ‘awas’.

Tentu kemudian saya menjadi tidak sebegitu naif seperti dulu, haha. Dan saya menjadi begitu mencurigai banyak hal, ya begitulah. 

Saya banyak mengalami hal baru. Meskipun itu sesimpel nonton Endah n Rhesa di Pacific Place, jadi fasilitator di We Care, atau semakin kecanduan postcrossing, haha. Benar kata mereka, bahagia itu sederhana. Kebahagiaan memang intangible and even unmeasurable, tapi toh kita selalu tahu (atau biasanya tahu, atau seharusnya tahu) apa yang membuat kita bahagia dan apa yang tidak.
Saya bertemu banyaaak orang- orang keren dan pintar dan ganteng/ cantik (in their own ‘way’) dan inspiring dan lainlain. Saya jadi lega jikalau dunia ini memang tidak-segera-akan kiamat, mereka mungkin bisa jadi penyelamat bagi saya dan orang- orang lain yang lemah ini, hiks.

Belakangan ini memang saya agak ‘terpuruk’. Emm, gak gitu juga sih. Tapi sepertinya saya memang agak lebih butuh motivasi eksternal :3

Syahdan, kalaupun kiamat akan daatang 21 Desember nanti. Saya pernah menulis ini, dan semoga kamu membacanya. Saya pernah memili untuk bahagia, semoga anda juga :D

Minggu, 14 Oktober 2012
2:30 AM
Kukusan

1 komentar:

  1. menulis ini tatkala dini hari menunjukkan bahwa ada sebuah perasaan aneh melanda . mungkin kebelet pipis kemudian tidak bisa tidur kembali akhirnya memutuskan untuk meninggalkan catatan agar seseorang bisa membacanya . just wondering.

    BalasHapus