Friday, March 31, 2017
Nur
Wednesday, March 8, 2017
LPJ Harta Karun Firaun
1. Makan Indonie yang diekspor ke Mesir -mala
sudah kulakukan, setiap hari. Indomie di Mesir itu diproduksi di Arab Saudi, ada sambel ABC juga. untung gue ga mati ya tiap hari makan indomie, malah kurusan loh. serius!
2. Pake lipstik merah darah yang tebel tiap malem jumat -kharis
karena dinginnya suhu udara di bulan desember januari, bibir saya kering mengelupas, jadi jarang make up an deh :(. oia ada kosmetik lokal mereknya Luna, itu cocok banget buat kulit kering yang ampe pecah pecah gitu, #bukanendorse
3. Berdandan seperti Cleopatra dan pergi mall -kharis
Cleopatra tidak syar'i
4. Tayamum pake pasir Mesir -rima
alhamdulillah air bersih cukup mudah diakses sehingga tak perlu tayamum
5. Makan nasi, krupuk, dan sambel terasi bareng bule -kharis
di Kairo banyak restoran Indonesia lhoh! di Hay Al Asr, distrik 10 banyak mahasiswa Indonesia yang membuka rumah makan dengan Indonesia, bayangin cuy bisa makan soto, ayam bakar, mendoan di benua afrika. haha, tapi jangan bayangin restoran ini mudah ditemukan, soalnya ini sebenernya flat biasa yang dalemnya dijadiin rumah makan lesehan gitu. jadi disarankan nyari temen anak al azhar dulu minta dianterin ke sono. btw teman2 w yang bule senang dengan makanan kita :))
6. Pake cadar tiap hari jumat dengan warna yang berbeda -mala
yah sayang ga bawa cadar :( nanti w dikira pengikut IM gimana :( padahal kan iya :( tapi boong :( apasih :(
7. Pake kutek ungu -rima
karena gue lebih into FISIP daripada FKM jadinya gue pake warna orens aja ya, wkwk padahal ini karena warna itu yang lagi diskon di H&M di sini ada kosmetiknya dengan harga yang tentunya terjangkaw, gue beli kutek dan liptint doang sih, hauhau
8. Foto sama dubes Indo di Mesir -tile
Gue bahkan ga sempet ke kedubes Indo di sini, hwkhwk karena... kedubes Indonesia misah sendiri tempatnya di Garden City sedangkan negara- negara lain di Zamalek. hu, sedih
9. Ngobrol sama orang tentang pergolakan Mesir -pede
I did it, many times. Pertama sama Ahmed, mahasiswa hukum syari'ah Al Azhar, katanya dia ikut demo yang di Tahrir Square tahun 2011 an trus orang di depannya unfortunately ditembak polisi dan jihadis malang itu jatuh ke Ahmed, oh meen, serem banget gue aja ga kebayang bagaimana rasanya melihat orang kehilangan nyawa di hadapan lo :( yang kedua ngobrol sama Svenja, kolega gue dari Belanda yang belajar Middle East studies, seru bangat lah pokonya ngobrol sama mba Svenja, haha dia lebih tau sejarah timur tengah (yang banyak berkaitan dengan sejarah Islam) dibanding w yang mengaku Islam. *tawadhu*
Insight nya sih: demokrasi, freedom of speech semahal itu loh bray, jangan disia sia kan (sia- chandelier) *apasih. Dan selalu butuh politisi yang selfless untuk menjadi negarawan #wetsah
10. Temukan satu piramid baru -danti
yakali Dant
11. Fotoin tetangga kamar lo -rima
Ini Ira, cewek Ukraine yang ambi dan akan menguasai dunia bersama gue sebentar lagi, wakwak
12. Foto sama mumi -danti
kalo mau liat mumi di Egyptian Museum of Antique itu bayar dan serem, jadi buat apa gue bayar untuk ngeliat hal yang serem, oia dan di dalem museum ini gaboleh foto. salah satu EP dari Cina ada yang sampe dipenjara karena nekat foto2 di area terlarang :(
13. Makan es krim bareng cowo Mesir -kharis
cih, eskrim is for kid, we did nge sisha bareng :3
14. Selfie setiap kali ke tempat baru sama orang Mesir -tile
hape gue kan rusak le, dan orang mesir serem serem akghk
15. Gebet satu anak Al Azhar Kairo -danti
tidak saya lakukan, sekian
16. Nyuci kancut/ kaki/ mulut di Sungai Nil -danti
nyuci tangan doang pas naik felluca, trus gue liat ikan semacam ikan lele
17. Foto dengan pria bermata biru berambut pirang -pede
gak nemu
18. Temukan lampu ajaib aladdin dan foto penjualnya jadi jin -mala
nemu sebenernya pas di khan el khalili, mau beli juga ragu, dan para penjual di pasar ini garang- garang bingit. akunya tadi takut, fufu
19. Pake BB cream buat sunblock kaki - rima
wa selalu pake kaos kaki, syar'i bingit kan, padahal gara gara dingin
20. Minum susu yang tulisan di kotaknya arab -pede
mau merk apa? al marai, labanita, beyti, isis? haha hampir setiap hari mimik cucu karena enak dan murah :9
21. Minum susu unta seminggu sekali -tile
fyi, unta di mesir ga segitu banyaknya, dan gak umum juga buat dikendarai sehari- hari, lebih umum keledai, w banyak banget liat keledai disini. apalagi buat dikonsumsi
22. Bikin video maju mundur cantik depan kamar -mala
gamau, alay
23. Foto kepala sphinx diganti Binar, atau Binar di atas piramid -tile
jadi kan, gue jatoh dari kuda pas di piramid, trus lagi homesick homesicknya, jadi gak mood buat foto foto bgt, haha begok ya, yaudah mau gimana lg
24. Foto dengan barang yang mesir banget -pede
coba lebih operasional pet
25. Makan di cafe yang lambang tokonya biru -pede
lupa, Auntie Anne's?
26. Selfie lagi ngaji -rima
jangan ah, nanti riya'
27. Melakukan dialog dengan diri sendiri ketika matahari terbenam -pede
I did :) sunset di Mesir bagus bgt btw, di Al Azhar park dan di Alexandria. harus kuakui, bahkan Kuta kalah deh
28. Hafal satu lagu Mesir -tile
susah, ada sih lagu yg ngetren bgt tiap hari denger dimana mana, tapi gatau judulnya, huhu
29. Makan kebab unta -mala
daging unta tidak umum dikonsumsi
30. Nonton pertunjukkan tari perut dan ikut jadi penari -Kharis
nah ini yang wtf moment bgt pas gue naik felluca, rame rame sama penumpang lain, gak nyewa, tiba tiba sekelompok remaja putri nari perut, wakakak, mereka berjilbab dan all out banget narinya, wakakak
31. Bikin video spesial buat gue yang isinya ucapan dari cowok Mesir -kharis
udah ya :) tapi dari cowok Argentina, haha
32. Foto sama cowok Al Azhar, upload, tag ke Sukin -mala
apaan sih, mal. haha ntar deh gua tag, wk telat. oke bhay
33. Tahun baruan di Piramid/ sungai Nil -tile
aku tahun baruan di Cairo Opera House :3 nothing istimewa sebenernya, masih jetlag jugak
34. Buktikan bahwa Mesir pernah mengimpor kapur barus dari Sumatra -danti
ti :/
35. Tabung satu pound per hari -danti
ini paling praktikal sih, I do nabung sehari se pound, dan bener aja, di hari terakhir abis buat bayar taksi ke bandara :'
36. Sholat outdoor kayak di ayat ayat Cinta -rima
duh, susah bgt mau solat di sini, mushola aja bahkan bbrp khusus untuk laki- laki. tapi sering liat sih banyak musola outdoor, karena jarang ujan ya
sekian :*
Tuesday, February 14, 2017
Love
What is love actually
I was learning it at college for a semester and still haven't got any clue
You, by the way
I always have that silly tingly blushy feeling when I remember you
And I want to blame our pheromone
We've known each other for one year now
I have mesmerized by the second I met you
It's not your looks
You're not an open book
Your words always blew my mind in a way nobody ever does
Yet I'm afraid to ask
Is this love?
Yeah you,
If by any chance you read this
Maybe you don't know that I'm talking about you
Yeah you,
Since we still believe in God
I hope once in a rainbow He will sparkle moon dust around us
I have that vivid imagination
That we'll grow old together
Read books, drink coffee and take nap together
You'd be doing good, best
Because sometimes you just too good to be true
Yet you are the truest
Life with you would never just pay taxes and die
And if any of that will never happen
Please, be my good friend
I love you
Kukusan, February 14th 2017
Monday, February 13, 2017
Kisah 8 Dirham dan Konsumerisme Hari Ini
Kisah ini adalah tentang Rasulullah Muhammad SAW yang membawa uang 8 Dirham untuk membeli pakaian. Dalam perjalanan, ia bertemu budak sahaya yang kehilangan 4 Dirham, Rasulullah pun memberikan 4 Dirham uangnya. Dengan sisa 4 Dirham, ia bertemu lagi orang yang belum makan maka kemudian Rasulullah memberikan 2 dirham. Sisa uang Rasul kini 2 Dirham, ia ke pasar dan membeli pakaian seperti niat awalnya. Dalam perjalanan pulang, ia bertemu orang yang bilang bahwa ia tidak punya pakaian. Maka Rasul memberikan pakaian barunya terhadap orang tersebut. Lagu yang dibawakan Gita Gutawa sedemikian catchy hingga saya pun hapal kisah Rasul dengan keteladanan sedekahnya tersebut.
Sekarang, saya sedang suka 'kepo' tentang gaya hidup minimalism. Hal ini berawal dari blogger yang mempromosikan gaya hidup zero waste, yaitu Laura Singer dan Bea Johnson. Komitmen mereka untuk tidak menyisakan sedikitpun sampah dari gaya hidup yang mereka jalani praktis nengubah total pola konsumsi dan keseharian mereka.
Hari ini, kita hidup dimana semua barang dapat dengan sangat mudah didapatkan. Misalnya, pada masa kakek nenek saya, sebuah keluarga harus memproduksi minyak keletik (minyak kelapa) untuk keperluan goreng menggoreng. Nenek nenek kita juga kebanyakan memiliki kemampuan menjahit karena pada zaman itu, sepotong baju tidak bisa dengan mudah didapatkan di department store terdekat. Di satu sisi, tentu segala kemudahan ini adalah kemajuan. Di sisi lain, kita tahu bahwa 'kemajuan' industri ini tidak melulu berdampak baik, bahkan banyak efek samping dari segala kemajuan industri masal ini.
Saya baru saja selesai menonton dokumenter The True Cost. Dan praktis dibuat mual oleh seramnya industri fashion dunia. Ini baru industri fashion, belum lagi industri industri lain yang ada di dunia ini.
Entah darimana awalnya, kini kita mafhum dengan stereotipi bahwa perempuan suka belanja. Dan saya pun mengamininya!. Saya selalu menganggap aktivitas belanja adalah rekreasi. Melihat-lihat, memilih, hingga akhirnya membeli barang-barang yang tidak terlalu kita butuhkan. Saya sangat suka membeli pouch, dan setelah dihitung-hitung saya punya lebih dari 10 pouch, buat apa coba?!.
Ketika membicarakannya pada tataran yang lebih ideologis. Kita dapat berargumen bahwa perilaku konsumerisme sesungguhnya sengaja 'diciptakan' oleh sistem ekonomi kapitalis. Kepemilikan benda dianggap berbanding lurus dengan kebahagiaan. Iklan dibuat sedemikian rupa bahwa kita memerlukan banyak benda-benda agar bisa bahagia. Musim sale dan diskon-diskon diciptakan seolah-olah kita akan mengalami kelangkaan panjang. Kita terlena dengan kemewahan-kemewahan yang ditampilkan media dan sangat ingin memilikinya.
Pada akhirnya kita merasa lelah dan kewalahan. Saya tinggal di sebuah kamar kos berukuran kurang lebih 15 meter persegi dan selalu merasa memiliki terlalu banyak barang. Sebenarnya ada solusi simpel atas masalah saya ini, yaitu: stop belanja!. Namun ternyata tidak semudah itu, perlu proses panjang untuk mengubah pola pikir saya tentang konsumerisme. Bahwa kebahagiaan tidak ditentukan oleh benda-benda yang kita beli dan miliki. Dan bahwa ada harga yang jauh lebih mahal atas aktivitas belanja yang kita lakukan.
Kembali lagi pada Kisah 8 Dirhamnya Muhammad SAW. Sebagai seorang muslim, seharusnya saya meneladani sikap hidup Nabi saya, yaitu zuhud. Dalam berbagai riwayatnya, Rasul selalu diceritakan sebagai pribadi yang sederhana, bahkan bisa dibilang anti kemewahan. Ia menjahit bajunya sendiri dan bahkan alas tidurnya hanya dari pelepah kurma :( Ya semoga kita semua bisa berproses menjadi lebih baik :)
- Film dokumenter The True Cost
- Sejarah Singkat Konsumerisme
https://youtu.be/Y-Unq3R--M0
- TEDx Bea Johnson
https://youtu.be/CSUmo-40pqA
- Instagram Bea Johnson @zerowastehone dan Laura Singer @trashisfortosser
- Blog Caroline Joy dan Cait Flanders
Sunday, November 20, 2016
Menjadi Orang Baik
Kenapa sih Bin, milih kerja di NGO mulu?
Sebuah pertanyaan, saya ajukan kepada diri sendiri. Kemudian saya menuju suatu jawaban. Mungkin, karena saya kepingin jadi orang baik, jadi bermanfaat bagi orang lain.
Ah Bin naif banget sih. Jadi orang baik kan banyak cara. Jadi anak yang baik misalnya. Orangtua mu toh gak butuh kamu menyelamatkan dunia. Berhenti minta duit, hidup mapan dan punya pekerjaan yang bisa dipamerkan saat arisan keluarga, tentu, mungkin lebih membanggakan.
Lebih berpahala
Lalu kemudian arus informasi dewasa ini terlalu kejam. Setiap hari ada saja masalah yang kita ketahui.
Kemiskinan
Kerusakan lingkungan
Diskriminasi
Kekerasan berbasis gender
Genosida
Pelanggaran HAM
you.name.it
Saya bukan pahlawan, saya orang biasa yang kepingin makan enak, beli lipstik matte dan hijab lucu, dan kemewahan lain yang tentunya butuh duit.
Nah, apakah nyari duit dan jadi bermanfaat harus dipertentangkan?
Hmm... harusnya sih enggak ya
Dan apakah bekerja di enjio (NGO) otomatis membuat kamu jadi orang baik dan satu satunya cara menjadi orang baik adalah kerja di enjio? Bhihihihik. Ya enggaklah. Bahkan nanti ada komplikasinya tersendiri yang kalau dijelaskan bakalan bikin saya pusing sendiri.
Jadi tujuan post ini apa Bro?
Seperti biasa, media curhat ketika 'kesedihan' melanda di tengah malam
**mohon maaf atas segala ketidakjelasan yang ada**
Karangtalun, 3.02 AM
Thursday, September 29, 2016
Mbak Nara, Sebenarnya Ada Apa di Papua?
"mas, sekarang ini masih ada negara yang dijajah negara lain gak?"
"hmmm, ya enggaklah kan sudah ada PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)"
Saya mengangguk mafhum.
Pagi tadi nampaknya ada seorang perempuan yang cukup menggegerkan media tanah air, karena ia dengan beraninya memberikan pernyataan di forum PBB, menjawab pernyataan Presiden Kepulauan Solomon dan 5 kepala negara Pasifik lain tentang Papua. Adalah Nara Rakhmatia, yang headline beberapa media massa katakan 'menampar' enam kepala negara pada KTT PBB ke 71 di New York, AS.
Afina membagikan berita tentang Mbak Nara (sok akrab) ini, "kenapa ya yang dikomentarin cantiknya?". Sebagai orang yang cukup cermat membaca berita. Seharusnya kita bertanya, ada apa sebenarnya di Papua sana? (ya, 'sana' karena Papua nampak begitu jauh walau kita masih saudara). Kenapa tiba-tiba enam negara yang namanya jarang kita dengar ini, yang lokasinya paling hanya berupa titik-titik pada peta dunia, tidak ada angin tidak ada hujan menyinggung masalah Papua. Benarkah ini benar-benar tiba-tiba?.
Tadi, ketika menonton cuplikan jawaban Mbak Nara di youtube, banyak komen yang mengomentari tentang: NKRI harga mati! I love Papua!, dan sebagainya. Benarkah kita mencintai Papua?. Kalau kita cinta sama orang, bukankah kita pengen tahu segalanya tentang dia?. Nah sekarang marilah kita kepoin si Papua tercinta. Kenapa, ternyata ada saudara-saudara kita di sana yang pengen merdeka? nih websitenya kalau mau tahu? www.wplo.org
Lalu, apakah saya mendukung Papua merdeka? mendukung para 'separatis' itu membuat Papua bukan lagi bagian dari Indonesia? tidak, tentu saja tidak. Indonesia indah karena keanekaragamannya. Namun Bhineka Tunggal Ika tidak akan dicapai dengan menutup-nutupi peristiwa-peristiwa yang ada, bukan pula dengan membunuh suara-suara yang ingin didengarkan. Karena yang saya tahu, Indonesia itu adalah dari Sabang sampai Merauke.
Terimakasih Mbak Nara, yang telah melakukan tugasnya sebagai perwakilan Indonesia di PBB dengan baik. Membuat kita kagum akan kecantikan dan keberaniannya. Dan membuat kita bertanya, "Sebenarnya Ada Apa di Papua?"
Sunday, July 17, 2016
Andai Propaganda Zakat Segencar Propaganda Nikah Muda
Jadi pas bulan puasa kemarin saya liat video yang keren banget, ini videonya...