Monday, September 17, 2012

Tragedi Hari Itu

Jadi gini,

17 September 2012

dini hari, saya gak bisa tidur. akhirnya menemukan DVD Dark Shadows yang saya beli sabtu malam lalu (ketauan deh jones) trus yaudah nonton ajaaaa. sampe hampir pagi kan tuh, trus abis itu masih belum bisa tidur. didengarkanlah radio, trus galau, entah kenapa, kangen rumah, kangen bapak (jarang2 nih) trus nangis sampe bibir dan mata bengkak, ini serius, saya emang suka lebay kalo nangis. mungkin pengaruh siklus hormonal juga karena lagi dapet. eaah

akhirnya tidur juga, karena emang lagi gak solat, yaudah lanjut bobo ampe jam 8. bangun karena dibangunin mama. mandi sambil setengah sadar, galau mau pake baju yang mana. eh ketiduran, bangun2 cek hape, udah jam 10.16 !!!!! padahal ada kelas metpen jam 09.00 begoo begoo. itu pahal lu kuliah dibiayain rakyat woiiyyy !! hahahaha

yaudahlahyaaa, males dikosan. oia inget ada janji sama nijar, mau wawancara jam 1. yaudah akhirnya ke kampus sekalian sarapan (apa makan siang ?) di takor sama tile, mala, pede (iya itu bertiga nama orang, nama temen saya).

abis makan ke fasilkoom, ketemu nijar, wawancara, lalala lilili, rampung, ke perpus pusat, ke warnet apel. ngenet, sekian jam berlalu, ambil duit ahh, lumayan di perpusat ada atm 20ribuan, hoeeh. pas mau ngambil kartu atm.

.......


DOMPET GUEE MANA WOOOY

Lalu aku mencoba duduk tenang di sofa kulit di gedung crystal of knowledge itu, behh. ternyata emang setelah diobok obok dompetku gada di tas, lalu mencoba mengingat ingat...... pas di takor emang sempet ngeluarin dompet, dan tas gue sempet jatoh, kata tile pas tas gue jatoh dompet ada diatas meja. haduuuh. pas di fasilkom juga ga ngeluarin dompetsama sekali.

lalu aku menatap nanar dinding ber relief di perpusat yang indah itu, dompet anya hindmarch abal2 dengan gambar 3 anjing berjejer ituu.... aduuuh. dengan tabah aku mencoba menyusuri rute tadi tempat aku jalan, gak berbekas. pasraah. yaudahlah pulang aja :'(

motorku diparkir di fisip, oia inget kartu parkirnya ada di dompet juga, mampus gue. tapi karena udah capek, caapppeeek, halaah, yaudah coba menjelaskan ke mas mas parkir, eh dia malah manggil satpam dan saya diinterogasi macem2 sama satpamnya. si satpam nyuruh gue bawa saksi untuk memastikan bahwa gue emang mahasiswa situ, buat laporan katanya, yoloo, musti gue bawa ini jakun apah, haghag

akhirnya dengan rendah hati gue minta kharis kesitu, karena dartitadi dia emang yg paling responsif masalah kehilangan ini, apadeh. disela sela menunggu kharis, dan galau melihat mahasiswa fisip lalu lalang di parkiran, fufufu

tiba tiba nijar telpon!!! dompet eke ketemu di fasilkom !!! yaudah saya menjelaskan pada pak satpam. satpamnya nyuruh gue ngambil dulu di fasilkom, yaudah ketemuan sama kharis di fasilkom dan finally dompet onjoe gue kembali kembali ke tangan yang berhak. laaaah, dan akhirnya gue dan kharis makaan malem di takor (lagi) dan kharis membayar utangnya sama gue, hahahaha

sore itu gue pulang, dan mampir indomaret dulu, dengan tenang


"A friends in need is a friends indeed"

Friday, August 31, 2012

Surname

Saya sebel deh dengan sistem/ cara penamaan manusia di Indonesia, hahaha. Kenapa ? karena orang Indonesia, setiap bayi yang lahir yang lahir di Indonesia dinamai terserah seenak orangtuanya.
“yaiyalah anak- anak gue, ya terserah gue mau dikasih nama apa”
“trus, gue harus bilang wow ! gitu ?”
“ciyus ? miapah ?”
*abaikan*

Nama keluarga pertama kali digunakan di Cina pada jaman dinasti Han (semasa dengan Kristus). Di Inggris mulai abad ke- 14. Di Jepang awalanya hanya penguasa yang memakai nama keluarga, hingga 1875 Dekrit Kabinet mewajibkan rakyat jelata memakai nama belakang.[1]

Entah mengapa dan bagaimana cara ini tidak sampai di Indonesia. Memang ada beberapa suku di Indonesia yang menggunakan sistem penamaan dengan marga atau nama belakang, suku Batak misalnya. 

Padahal, menurut saya nama belakang adalah bagian yang cukup penting dari identitas seorang manusia. Dengan nama belakang atau nama keluarga, ia akan dapat menelusuri leluhurnya. Lucu juga kan, kalau lagi silaturahmi keluarga misalnya, ada ratusan orang dengan nama belakang yang sama.

Bagi seorang wanita, akan ada perubahan Identitas jika ia sudah menikah  (unyu banget kan, fufufu) misalnya Ms. Binar Lestari jadi Mrs. Binar *siapakekgitu* atau kalau di Perancis dari Mademoiselle menjadi Madame. Lucu lagi kalau kayak Jacquelinne Kennedy- Onassis yang menaruh nama suami- suami nya berderetan di belakan namanya, hahaha.

Ya sudahlah, saya tahu tulisan ini absurd. Tapi emang saya sebel, kenapa saya gak pake nama belakang ? hahh kenapaaa ??? aaaaa. Yang jelas saya juga belum ganti nama belakang, #eh #kode. Wakakak.

[1]Avise, John. (2007) The Genetic Gods. Jakarta : PT  Serambi Ilmu Semesta

Sunday, July 29, 2012

Something Wacky Your Ways Comes


Seperti biasa, setelah kembali ke kosan usai pulang kampung, hal yang saya tanyakan pada Mbak Iie (baca : Mbak penjaga kos) adalah “mbak, ada paket buat saya gak ?”. As I said here, saya paling seneng kalo nerima paket .
Kali ini, ada majalah langganan, satu kartu pos, dan..... Jeng jeng jeng, sebuah amplop dari Kanada. Bukan, bukaaan, bukan dari Justin Bieber kok, hahahaa. Adalah wackystuff, sebuah account di sendsomething.net yang saya temukan secara random, kemudian saya mengirimi nya kartu pos, daaan ternyata beliau dengan baik hatinya membalasnya mengirimi saya paket tadi :’)
Ini penampakannya
Ini isinyaa


The postcards

 Bunch of stickers *nomnomnom*
Amplop dari kakek wackystuff -ya kakek, karena beliau lahir tahun 1952, berisi 3 kartu pos –dua masih baru, dan sejumlah stiker.... huhu saya senang sekali. Seluruh kartu pos dan stiker itu beliau yang desain dan produksi sendiri. Menurut saya, semua unyu things dari beliau ini benar- benar tak ternilai *lebay* hahahaha.
Saya percaya,  dunia ini masih penuh dengan orang- orang baik. Buktinya, seseorang dari Kanada masih mau memuaskan saya akan barang gratisan yang unyu.
*maaf, potonya jelek
XoXo

Sunday, July 15, 2012

18 Wishes

udah hampir sebulan saya ulang tahun. yap, 27 Juni 2012 lalu, saya genap 18 tahun. daaan hari ini pengen nge post #18wish gituuu biar kayak anak muda #apasih. yaudahlayaaa, voila, c'est la my dream, hahaha

1.OKK UI 2012 lancar
2. PSAF/ Kamaba Psikologi UI 2012 lancar
*berasa maba*
3. IPK naik.... aminnn
4. Loose 10 kgs
5. Bikin paspor ! segera !
6. Send and receive 500 postcards :p
7. Buy mom (and whole family) something pretty :*
8. Segera ketemu tulang rusuk, nomnomnom
9. Devote to Allah :)
10. Read the last Sidney Sheldon novel :'(
11. Kepo seperlunya #apadeh
12. Beli rak buku, huhu
13. sering- sering naik sepeda & jalan kaki
14. Lebih banyak 'berbagi'
15. latihan jadi lacto- ovo vegetarian
16. read more (non- fiction)  books
17. Be nicest for my dearest
18. mewujudkan semuanyaaaaaa

Tuesday, July 10, 2012

Democracy = Voting ?

Bukan cuma Jakarta, tahun ini kota tempat tinggal saya, Cilacap juga mengadakan apa yang mereka sebut pesta demokrasi, pfft. Ya, pilkada. Ah saya sih males nulis panjang Lebar tentang begituan, haha. Tapi kemarin di textbook mata kuliah Individu, Kebudayaan, dan Masyarakat saya nemu potongan pembicaraan antara Bapak dan anaknya, begini :

"Son, in a dictatorship the people vote but they don't have a choice"
"Oh, I see... and in a democracy the people have a choice but they don't vote"

*Dikutip dari "Sociology, A Brief Introduction" by Richard T. Schaefer

Sunday, July 8, 2012

Sugar Town


Dulu pas nonton 500 Days of Summer, ada lagu yang nempel banget di telinga, eh kmaren pas nonton Mata Najwa yang edisi ini lagu Sugar Town -yang dulunya dinyanyikan oleh Nancy Sinatra, dijadiin opening song, tapi yang versi Zooey Deschanel nya.

And as Jakartan, I'll call Jakarta as shoo shoo shoo, shoo shoo Sugar Town :)

lyrics :

I got some troubles, but they won't last
I'm gonna lay right down here in the grass
And pretty soon all my troubles will pass
'Cause I'm in shoo-shoo-shoo, shoo-shoo-shoo
Shoo-shoo, shoo-shoo, shoo-shoo Sugar Town

I never had a dog that liked me some
Never had a friend or wanted one
So I just lay back and laugh at the sun
'Cause I'm in shoo-shoo-shoo, shoo-shoo-shoo
Shoo-shoo, shoo-shoo, shoo-shoo Sugar Town

Yesterday it rained in Tennessee
I heard it also rained in Tallahassee
But not a drop fell on little old me
'Cause I was in shoo-shoo-shoo, shoo-shoo-shoo
Shoo-shoo, shoo-shoo, shoo-shoo Sugar Town

If I had a million dollars or ten
I'd give to ya, world, and then
You'd go away and let me spend
My life in shoo-shoo-shoo, shoo-shoo-shoo
Shoo-shoo, shoo-shoo, shoo-shoo Sugar Town

DOA IBU



Hihihi, mungkin judul di atas kayak tulisan- tulisan yang ada di belakang truk pantura, atau tatto preman pasar. Tapi kali ini saya gak akan membahas itu, yaiyalah ngapain juga, hahaha.

Ceritanya, mama saya itu suka banget berdoa, tapi caranya menurut saya agak ‘lain’. Yes, she is muslim like I am, tapi beliau suka melakukan apa yang disebutnya ‘amalan’ misalnya membaca surat tertentu sekian kali untuk tujuan tertentu, atau puasa di hari tertentu untuk tujuan yang lain. Yang jelas sih tujuannya baik.

Terus karena penasaran saya iseng2 nanya
“mah, emang ngelakuin gitu ngepek (baca : memberi efek signifikan) ?”
Lalu dengan dramatis mamah menarik nafas panjang dan menjawab
“yaaa, emm, ya ini udah kejadian yaa, gapapa lah ya diomongin”
“kenapa maah kenapa ?”
*makin kepo dan penasaran*
“waktu dulu kamu snmptn, mama juga berdoa dengan cara ini, soalnya mama khawatir banget yang liat kamu belajar asal- asalan gak jelas, ya waktu itu sih dapet pilihan kedua juga gak masalah, tapi Alhamdulillah yaa (tidak dengan logat syahrini) kamu tembus UI nya”
*tercengang*
“wah, berarti aku ketrima bukan gara- gara aku dong yaa”
“hussss, ya gak gitu, doa kan Cuma buat memperlancar jalan, ndilalah nya”
Mulai sekarang saya menghargai deh, setiap cara orang berdoa, toh katanya bahasa Tuhan itu kan universal. Dan saya menyadari bahwa segala pencapaian yang saya terima sampai saat ini (uhukk) bukan semata hasil usaha saya, tapi juga berkat doa- doa orang yang menyayangi saya :*


Huhu, I Love You Mooma