Showing posts with label skincare. Show all posts
Showing posts with label skincare. Show all posts

Tuesday, August 14, 2018

Skincare dan FOMO

Sore itu saya baru selesai menghadiri acara di Kebayoran. Karena males pulang ke kosan, saya memutuskan cari makanan di Gandaria City. Belum lapar, saya muter2 mall untuk window shopping. Kebetulan saya menemukan ternyata toko Nature Republic sudah buka di Gancit, saya mau masuk ke toko tapi dicegah oleh mbak SPG, ternyata saya harus antri dan ada sekitar 20 orang mengular di antrian yang areanya terpisah dari toko. Huah males banget, saya pun akhirnya mengurungkan niat sekadar liat-liat ke konter brand kosmetika asal Korea Selatan itu.

Skincare memang belakang menjadi hal yang saya hobi-i (is that even a word?). Pada dasarnya saya yakin semua orang butuh hobi. Ndilalah saya suka dengan hal berbau kecantikan dari saya remaja (tapi kok saya ndak cantik2? ya tuhan). Kenapa? ya karena enjoy aja dan saya merasa self esteem saya meningkat setelah merawat diri. Saya menyukai prosesnya, tidak melulu hasilnya.

Ngomong-ngomong soal self esteem. Hal itu gak muncul begitu saja dalam diri setiap orang, begitu pula pada saya. Kalau standar kecantikan ala industri saat ini bisa terukur misal 1 skor untuk kulit seputih Chelsea Islan, 1 poin lagi untuk rambut seindah Raissa, pastilah saya masuk tergolong pada kategori Tidak Cantik. But then, I decided to not buy those criteria. Akhirnya, kampanye industri kecantikan juga bergeser ke menghargai keberagaman.

Misalnya iklan Dove ini:



Atau iklan Fenty Beauty nya Rihanna yang ini


Terus, kalau jaman dulu iklan produk kecantikan banyaaak yang fokus dengan narasi 'cantik biar dapet cowok' things. kayak gini,


Sekarang mulai bergeser ke narasi kepercayaan diri, positive vibes dan lain-lain. But then ads is no longer a things.

Muncullah beauty blog, dimana orang-orang 'biasa' share tentang pengalamannya di internet. And then, muncul berbagai platform. Youtube, kemudian instagram. Dan disinilah saya mulai sering merasa FOMO (fear of missing out).

Mungkin sejak SMP saya suka follow beberapa blogger, selain fashion blogger ternyata ada juga spesies bernama beauty blogger. Karena ternyata saya lebih into ke skincare dan make up, jadilah saya lebih seneng mengikuti para byutiblojer ini hingga kini feeds instagram saya pun penuh dengan mbak2 yang 'mencoba' lipstik, pensil alis, masker, toner, serum berbagai merek. Makinlah FOMO menjadi-jadi.

Sebetulnya ada satu resep yang cukup ampuh menyembuhkan penyakit FOMO ini. Sadari bahwa influencer, memang bekerja untuk itu, mereka memakai dan mencoba kosmetik untuk dibayar. Memang tidak semuanya, tapi yakinlah ini komponen penting yang menyuburkan industri kecantikan, dan juga kita sebagai konsumen.

Jadi gimana?

Kalau saya balik ke niat bahwa skincare (dan make up) adalah bentuk self care, bentuk saya mencintai diri saya sendiri. Seperti, "here my skin, have a good things". No, you do not have to understand that. Karena mungkin kalian punya cara lain untuk mencintai diri kalian.

Itu saran idealisnya, kalau saran pragmatis ya: Tetapkan budget!. Realistis lah, kalau gaji kalian cuma 5 juta, masa mau beli serum La Prairie yang harganya tiga kali lipat gaji bulanan? sampe dibela-belain abisin limit credit card? Ooops. Misalnya kalian punya budget 500.000 per bulan untuk beli skincare dan pengen beli yang harganya lebih mahal dari itu, ya nabunglah sampe bulan depan, You won't die kok.

Dan wabilkhusus untuk skincare, it's much scientific that you think. Menjadi skincare geek yang belajar tentang berbagai kandungan dan zat aktif membuat saya lebih bijaksana dalam memilih dan menghabiskan uang untuk hal ini. Mempelajari step yang benar untuk menggunakan skincare juga lebih penting dibanding jor-joran menghabiskan uang untuk membelinya.

So,

Love yourself first and always

Xoxo

Saturday, January 24, 2015

Homemade Beauty (1)

Dulu pas masih tinggal di rumah Cilacap, gue sering acak acak isi dapur, bukan buat masak dan dimakan melainkan buat ‘diaur aurin’ ke muka dan badan. Haha, iya kalian pernah ada yang suka baca majalah Kartini gak, kalo gak salah di situ ada rubrik Aduhai yang isinya bahas tips tips rumahan, termasuk tips ‘kecantikan’ hihihi. Nah dari situlah gue hobi coba2 isi dapur buat perawatan muka dan tubuh. Bahkan dulu sempet pingin buat blog khusus untuk itu dengan judul ‘Homemade Beauty’ tapi ya akhirnya biasa, mager, hadu.
Nah tahun berganti tahun, sekarang masih suka juga bacain beauty blognya kak alodita dan mrsdelonika *sok kenal*. Dan karena sekarang juga sedang tinggal di rumah (rumah= lengkap dengan kulkas, dapur dan kamar mandi pribadi) saya bisa menyalurkan hobi lama. Terutama karena kemarin kulit sempat bereaksi terhadap udara dingin iklim gurun saat winter jadi keriiing. Padahal dari Indonesia bawanya skincare untuk kulit berminyak semua (karena normalnya kulit gue begitu) jadilah googling tips tips rumahan buat kulit kering. Nah disini gue akan coba merangkum beberapa benda dari dapur yang bisa dipakai untuk skincare, hehe, enjoy!
1.       Minyak Zaitun
Kayaknya gue bahkan pernah nulis ttg zaitun ini ya. Emang cairan satu ini super sekalih deh, wattini wazaitun ! *apadeh*. Minyak zaitun bisa dipake untuk seluruh badan dan muka. Caranya gampang, tinggal usapkan minyak zaitun ke seluruh badan sebelum tidur. Pas bangun pagi jangan lupa mandi ya, hehe. It helps banget deh saat kulit lagi kering. Oia kulit kita kan selalu regenerasi yah, nah walaupun gak keringetan atau kena debu harus wajib dibersihin tuh, nah minyak zaitun bisa mempermudah proses pembersihan ini, bisa dibantu dengan scrub juga.
Minyak zaitun juga bisa dicampur dengan brown sugar sebagai scrub. Oia, kakak iparku pas hamil juga pake minyak zaitun untuk menghindari strechmarks. Bisa pake minyak zaitun untuk pijat atau untuk masak yang gampang dibeli dimana saja. Untuk pemakaian di wajah, jangan lupa bersihin dulu wajahnya yaa.
2.       Yoghurt
Ini iseng banget nyobain karena harga yoghurt di Mesir murah, haha. Waktu itu nyobain buat masker di muka dan karena sisa aku pakein di kaki, hahaha. Pake yoghurt yang plain yaa. Memang kurang ngefek untuk kulit kering tapi abis maskeran ini jadinya seger gituu, haha (mungkin lebih cocok untuk kulit berminyak?)
3.       Madu
Campur madu dengan brown sugar atau gula pasir biasa untuk exfoliating wajah dan bibir. Kalau kemakan gapapa kan maniss, hehe. Ini juga membantu banget. Bibir yang pecah pecah dan kulit wajah yang kering mengelupas gitu, huhu iya kemarin kulit gue separah itu. Lebih oke pake air hangat ya ngebilasnya, hehe.
4.       Brown Sugar
Nah ini dia *berasa pos kota* bumbu yang bisa dicampur dengan apapun untuk menjadi homemade scrub, hihi. Bedanya sama gula pasir biasa apa? Warna dan teksturnya yang lebih kasar, selain itu gatau haha. Belinya dimana? Gak beli! Biasanya ngambil kalo pas ngopi di sbucks atau kafe lain buat persediaan, hehe.


Silakan mencoba, semoga bermanfaat. Efeknya mungkin beda ke masing- masing kulit orang ya. Kalau aku sih lebih seneng ngubek ‘bumbu dapur’ untuk skincare daripada nyobain krim krim gajelas, hihihi. kisskiss